bahagia dengan berbagi

Tentang Kucing

 

 

Kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia. Binatang ini berordo karnivora,yakni pemakan daging. Walaupun sesekali kita sering juga melihat binatang ini memakan sayuran (kucing vegetarian kali ya?). Sebagian orang menganggap kucing sebagai hewan yang lucu, manja dan menggemaskan. Namun sebagian lainnya menganggap hewan ini sebagai pemalas,jorok dan sumber penyakit.

Tapi saya tidak akan membahas hal ini. Saya akan mencoba menghubungkan kucing dengan realita sosial kemasyarakatan kita.  Tanpa mengurangi rasa hormat kepada kucing dan penyayang kucing, berikut uraiannya :

1. Kucing Garong
Mohon maaf, saya bukan penggemar Trio Macan loh. Lagian cuma di Indonesia ini Macan bisa nyanyi, tentang kucing lagi! Kan nenek moyangnya sama, hehe. Di masyarakat kita istilah kucing garong menggambarkan watak seseorang. Tentunya negatif, yakni berbuat curang di saat orang lain lengah. Sama seperti watak kucing yang kalau di dekat kita kelakuannya baik. Namun lengah sedikt, ikan di piring yang sedang kita makan pun diembat!

2. Kucing Air
Kampung saya di Sumatera Barat kaya akan metafora. Salah satunya adalah istilah kucing air. Ini manggambarkan, sekali lagi, watak negatif. Yakni orang yang sangat licik, hipokrit dan menghalalkan segala cara agar tujuannya tercapai. Kucing kita kenal senang makan ikan. Kita pun tahu bahwa kucing tidak suka air. Jadi kucing air rela bersenang-senang dengan air demi mendapatkan ikan.

3. Kumis Kucing
Kumis kucing kita kenal sebagai salah satu tanaman obat. Khasiatnya banyak, antara lain bisa sebagai diuretik (memperlancar buang air kecil),rematik,encok,masuk angin,radang dan batu ginjal, kencing manis bahkan sifilis. Tapi ingat, yang dibuat jadi obat adalah daunnya, bukan bunganya yang memang mirip kumis kucing.

4. Malu-malu Kucing
Ini istilah buat seseorang yang menginginkan sesuatu namun tidak dimanifestasikan dengan tingkah lakunya. Mau tapi malu. Malu tapi mau. Bisa juga dikategorikan pada sikap hipokrit.

5. Kucing vs Anjing dan Kucing vs Tikus
Nah, kalau yang ini digambarkan sebagai musuh abadi. Gambaran paling populer di dunia kita saksikan di kartun Tom and Jerry. Tom digambarkan sebagai kucing yang bodoh,sedangkan Jerry sebagai tikus yang cerdik. Apabila terdesak tak jarang Jerry dibantu oleh seekor anjing Herder yang sering membuat Tom lari terbirit-birit. Dalam sosial kemasyarakatan ini menggambarkan hubungan yang tidak harmonis,saling menjatuhkan dan selalu bermusuhan.

6. Nasi Kucing
Di kalangan mahasiswa yang berdomisili di Semarang, makanan ini sangat favorit. Murah, meriah dan kenyang. Dengan porsi kecil (yah, barangkali tiga sendok, tapi buat saya mungkin sekali suap,hehe) dibungkus daun pisang dengan lauk orek telor,tempe dan gorengan. Nasi kucing bisa jadi pelarian mahasiswa jika logistik menipis di akhir bulan.

7. Kucing dan Manusia
Dalam hal ini terkadang kucing lebih berharga daripada manusia. Mau tahu dimana? Yakni di jalan raya. Sering kita lihat apabila ada seorang pengendara menabrak kucing maka ia akan buru-buru turun sambil melihat kondisi sang Kucing. Apabila sang Kucing wafat maka tanpa sungkan si pengendara menguburkan sang Kucing dengan penuh khidmat. Tapi apabila dia menabrak orang, berapa banyak kita lihat pengendara yang kabur meninggalkan korbannya alias tabrak lari. Jadi dalam hal ini kelihatannya kucing lebih berharga dibandingkan manusia.

Demikian tentang Kucing. Semoga bermanfaat. Miauw..miauw…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: