bahagia dengan berbagi

Puasa dan Kesehatan

Landasan

  • QS Al-Baqarah 183:

“Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa“

  • QS Al-Baqarah 184:

“… Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui”

  • HR Ibnu Sunni dan Abu Nuaim

”berpuasalah niscaya kamu sehat”

  • HR Thabrani

“berperanglah niscaya kamu mendapat keuntungan (ghanimah), berpuasalah niscaya kamu sehat, berpergilah niscaya kamu mendapat kekayaan”

Defenisi Puasa

  • Secara bahasa berarti menahan
  • Secara syari berarti menahan makan dan minum serta yang membatalkannya,pada waktu, dan dengan syarat-syarat yang bersifat khusus.

Sejarah

  • Plato : puasa adalah untuk mengobati sakit fisik dan mental
  • Philippus Paracelsus mengatakan bahwa “Fasting is the greatest remedy the physician within!”
  • Seorang dokter pada zaman rosul yang bernama haris bin kaldah mengatakan lambung adalah rumah penyakit dan puasa adalah pangkal segala obat
  • Seorang tabib diutus oleh raja mesir kepada rosululloh sebagai ungkapan solidaritas sosial, namun penduduk madinah tidak ada seorangpun berobat dan akhirnya pulang dan bertanya kepada rosululloh apa rahasianya

HR Abu Daud

“kami kaum yang tidak makan sehingga merasa lapar dan bila makan kami tidak sampai kenyang”

Kebutuhan Tubuh terhadap Makanan

  • Tingkatan hajat ( yang dibutuhkan) yaitu makanan yang hanya sekedar untuk bisa menegakkan tulang punggung
  • Tingkatan kifayah ( ukuran kecukupan ) yaitu membaginya dalam 3 bagian 1/3 makanan, 1/3 minuman, 1/3 oksigen
  • Tingkatan fudlah ( yang melebihi batas ) yaitu makanan yang melebihi 1/3 bagian

Sistem Pencernaan Manusia

  • Di lambung makanan ditampung dan dicerna selama 4 jam, diusus diolah sampai diserap selama 4 jam. Jadi total 8 jam, kalo diibaratkan kita makan 3 kali sehari, sedang puasa hanya 2 kali sehari

07.00     14.00     20.00     04.00     18.00

+ 8                + 8          + 8          + 8          + 8

15.00     22.00     04.00     12.00     02.00

  • Bila melihat diatas maka organ pencernaan tanpa istirahat sama sekali belum lagi ditambah cemilan hal ini tidak memberikan organ pencernaan unuk merenovasi sel – sel nya.
  • Tapi dengan berpuasa akan memberikan interval waktu untuk organ pencernaan untuk merenovasi sel – sel yang rusak dan memberikan kesempatan energi tubuh terhadap keperluan organ tubuh yang lainnya

Apa kata Ilmuwan tentang Puasa?

  • Dr Muhammad Dawahiri dari universitas kairo meneliti hubungan antara puasa dengan penyakit kulit, ternyata daya tahan kulit terhadap penyakit jauh lebih kuat dan kulit semakin cerah
  • Vladimir Nikitin meneliti tikus putih yang dipuasakan, ternyata umurnya mencapai 4 tahun, yang umur rata – rata tikus putih 2,5 tahun
  • Alvenia M. Fulton, Direktur Lembaga Makanan Sehat “Fultonia” di Amerika Serikat menyatakan bahwa puasa adalah cara terbaik untuk memperindah dan mempercantik wanita secara alami. Puasa menghasilkan kelembutan pesona dan daya pikat. Puasa menormalkan fungsi-fungsi kewanitaan dan membentuk kembali keindahan tubuh
  • Universitas Osaka di Jepang pada tahun 1930 pernah mengadakan penelitian pengaruh puasa terhadap daya tahan tubuh. Pada hari ke tujuh orang yang melakukan puasa, meningkat karena jumlah darah putihnya bertambah, seperti diketahui  darah putih ini amat berguna untuk membunuh virus atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh, semacam anti body.
  • Dr. Yuri Nikolayev Direktur bagian diet pada Rumah Sakit Jiwa Moskow menilai kemampuan untuk berpuasa yang mengakibatkan orang yang bersangkutan menjadi awet muda
  • Riyad Albiby and Ahmed Elkadi mengatakan Puasa dapat meningkatkan kekebalan tubuh atau imun system terhadap berbagai penyakit. Ditunjukkan dengan peningkatan fungsi sel limfa yang memproduksi sel limfosit T yang secara significan bertambah, setelah puasa.
  • Sulimami mengatakan bahwa untuk penyakit seperti diabetes sekalipun puasa ramadhan tidak akan berbahaya , malah memberikan banyak manfaat (Sulimami, dll, 1988: 549-552)
  • Jalal Saour berpendapat bahwa berkurangnya cairan pada puasa akan menurunkan heart rate atau kerja jantung, pencegahan terhadap penggumpalan darah yang termasuk penyebab serius panyakit jantung.(Jalal, Riyad,1990)
  • Muzam MG, Ali M.N dan Husain berpendapat  bahwa puasa juga aman untuk pasien yang mempunyai gangguan ulcer pada lambung. Penelitian dilakukan oleh Muzam MG, Ali M.N dan Husain dalam observasi terhadap efek puasa ramadhan terhadap asam lambung.
  • Elson M. Haas M.D. Direktur Medical Centre of Marin (sejak 1984)  mengatakan puasa dapat mengobati penyakit seperti Influeza, bronkitis, diare, konstipasi, alergi makanan, astma, aterosklerosis, penyakit jantung koroner, hipertensi, diabetes, obesitas, kanker, epilepsi, sakit pada punggung, sakit mental, angina pectoris (nyeri dada karena jantung), panas dan insomnia.
  • Dr Sabah al-Baqir dan kawan-kawan mengatakan bahwa Puasa dapat mengurangi jumlah hormon pemicu stress
  • Dr Ahmad al-Qadhi, Dr. Riyadh al-Bibabi, bersama rekannya di Amerika melakukan uji laboratorium terhadap sejumlah sukarelawan yang berpuasa selama bulan Ramadhan. Hasil penelitian ini menunjukan pengaruh positif puasa yang cukup signifikan terhadap sistem kekebalan tubuh.
  • Allan Cott, M.D., seorang ahli medis dari Amerika, dalam buku Why Fast membeberkan berbagai manfaat  puasa, antara lain:
  1. merasa lebih baik secara fisik dan mental
  2. melihat dan merasa lebih muda
  3. membersihkan badan
  4. menurunkan tekanan darah dan kadar lemak
  5. lebih mampu mengendalikan seks
  6. membuat badan sehat dengan sendirinya
  7. mengendorkan ketegangan jiwa
  8. menajamkan fungsi indrawi
  9. memperoleh kemampuan mengendalikan diri sendiri
  10. memperlambat proses penuaan

Tips Berpuasa

HR Abu Daud dan Tirmidzi

“Jika kamu berbuka, berbukalah dengan kurma, jika tidak ada, berbukalah dengan air, karena air itu suci”

QS An – Nahl : 69

“….Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam – macam warnanya. Didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia.”

  1. Mulakan berbuka dengan yang menghasilkan energi instant yaitu yg manis
  2. Beri kesempatan kepada lambung untuk menyesuaikan proses pencernaan, oleh karena itu jangan makan berlebihan saat berbuka.
  3. Hindari makanan yang dingin, asam, pedas an bersantan karena dapat merangsang asam lambung keluar lebih banyak
  4. Perbanyak makanan yang mengandung serat tinggi
  5. Kurangi makanan yang mengandung lemak supaya deposit lemak yg tersedia dapat dipecah
  6. Jangan makan berlebihan melebihi 1/3 bagian untuk makanan
  7. Bagi penderita sakit lambung/maag sebaiknya menghindari ketan,mie,daging berlemak, ikan dan daging yang diawetkan,sayuran mentah,soda,bumbu yang tajam (cuka,cabai,asam). Jenis makanan di atas dapat meningkatkan produksi asam lambung.
  8. Bagi orang yang obesitas, menghindari makanan yang mengandung kolesterol tinggi seperti lemak heman,margarin. Juga menghindari makanan yang terlalu manis seperti sirup,cokelat,es krim. Sebaiknya mengkonsumsi sayur,buah dan daging tanpa lemak. Pengolahannya pun sebaiknya tidak digoreng.
  9. Bagi orang yang terlau kurus, selama puasa dianjurkan menambah porsi susu dan menghindari makanan yang sulit dicerna, seperti sayuran berserat kasar (daun singkong,daun pepaya).
  10. Bagi orang yang berusia lanjut, aturlah pola makan saat berbuka secara bertahap. Makanlah dengan jumlah sedkit, tapi frekuensinya ditingkatkan

Sekian dan Terima Kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: