bahagia dengan berbagi

Pagi

pagi mendung

 

 

 

 

Pagi yang melambat

matahari tertahan dalam selimut awan

kami melangkah meski tersendat

sebab siang selalu memberi harapan
Sebentar lagi ada lolongan ; ” Kami rindu Matahari!”

Aku berkata, ” Tolong sampaikan itu pada kemarau, wahai Tuan Puan nan bijak bestari…”

15012013

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: