bahagia dengan berbagi

Pagi #4

pagi mendung

 

 

 

 

Pagi tidak butuh air mata
karena ia telah mempersembahkan embun
yang menetes pada ujung-ujung daun
keindahan macam apalagi yang kau cari
duhai Tuan pengelana?
ketika pendar emas mentari
memantul dari sisa-sisa hujan semalam
cukuplah doa-doa, nyanyian anak dan segelas kopi
menghadirkan surga di muka bumi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: