bahagia dengan berbagi

Life of PKS

life of pi

 

 

 

 

 

Salah satu film terbaik 2012  menurutku adalah Life of Pi. Film arahan sutradara Ang Lee ini bahkan mendapat 11 nominasi Oscar 2013. Life of Pi menceritakan petualangan seorang anak bernama Piscine Molitor Patel, dipanggil Pi. Ia bersama keluarganya memutuskan pindah ke Kanada karena kebun binatang yang dikelola ayahnya sudah tidak mendapat subsidi pemerintah.

Dan mereka berlayarlah. Di tengah perairan Filipina terjadi badai topan yang sangat dahsyat hingga kapal yang mengangkut Pi karam. Pi berhasil menyelamatkan diri dengan sekoci,sayang keluarganya dan penumpang lain tenggelam. Di sinilah kisah heroik itu bermula. Ternyata bersama Pi, ada juga binatang yang selamat, yaitu seekor Jerapah yang terluka, seekor Orangutan, seekor Hyena dan Richard Parker. Siapa Richard Parker? Dialah Harimau Bengal yang pada akhirnya selamat bersama Pi hingga mereka terdampar di pantai Mexico. Sebelumnya Jerapah dan OrangUtan mati dimakan Hyena. Sedangkan Hyena mati dimakan Richard Parker.

Yang paling menarik disini adalah bagaimana Pi bisa bertahan hidup. Di tangah lautan, di atas sekoci dengan seekor harimau yang bisa sewaktu-waktu memakannya. Namun justru akrhinya Pi berterimakasih kepada Richard Parker. Kenapa? Karena ancaman itulah membuat ia “bangun”. Ia menjadi waspada sehingga mengerahkan seluruh potensinya untuk bertahan hidup. Dan dia berhasil!

Kasus daging sapi yang melibatkan mantan Presiden PKS, LHI merupakan hantaman badai yang dahsyat bagi partai dakwah ini. Bagaimana tidak, partai yang selama ini punya track record bersih ternoda oleh kasus korupsi. Dan tidak tanggung-tanggung, yang kena pucuk pimpinannya. Tentu saja ini sangat berpengaruh. Secara internal kader terpukul mentalnya, dan secara eksternal mengurangi simpati dan kepercayaan masyarakat.

Dalam hal ini saya tentu tidak masuk ke dalam kasusnya. Dan tidak pula membicarakan apakah  ini ada konspirasi atau tidak. Kita serahkan saja pada proses hukum yang berlaku. Point saya adalah nasib PKS ke depan.

Apa yang dialami oleh Pi ini mirip dengan PKS. Dengan segala kesendirian di tengah samudra politik, ia dituntut bertahan hidup. Kita semua tahu tahun 2013 ini adalah tahun politik. Semua kontestan tentu saling intai kelemahan lawan, mirip yang dilakukan Harimau Richard Parker. Lengah sedikit, bisa-bisa habis “dimakan”. Target 3 besar  di Pemilu 2014 tidak akan tercapai.

Tentu saja PKS bisa melewati ujian ini dengan baik. Syaratnya adalah seperti apa yang dikatakan oleh Mamaji, sang paman,  ketika mengajarkan Pi kecil berenang, “ Ketika belajar berenang, mulut yang penuh air tidak akan menyulitkanmu, tapi paniklah yang akan menyulitkanmu. Dan ingatlah ketika bernafas, jangan tahan nafasmu”.

Tidak panik, tetap tenang dan terus “bernafas”. Inilah kunci yang membawa PKS keluar dari ujian. Dan sepertinya ini telah dilakukan dengan baik oleh PKS  : Pertama pengunduran diri LHI. Meski baru ditetapkan tersangka, LHI dengan legowo mengundurkan diri sebagai Presiden PKS. Ini merupakan tradisi baik dalam perpolitikan kita, karena mundur belum menjadi budaya politik Indonesia. Banyak pejabat yang bahkan sudah divonis pun keukeuh menjabat dengan berbagai alasan. Kedua pergantian Presiden PKS kepada Anis Matta yang super cepat namun tanpa gejolak internal. Diikuti pengunduran diri sebagai Wakil Ketua DPR dan anggota DPR. Dengan keputusan ini tentu Anis Matta bisa fokus dan konsentrasi mengurus partai. Ketiga konsolidasi internal. Sebagai partai kader PKS menganggap kader adalah aset termahal. Maka memompa semangat agar kader kembali “bernafas”, dalam artian bekerja dan beramal, menjadi sangat penting. “Just do it!”, kata Anis Matta sambil menirukan lambang sebuah produk sport terkenal.  Wallahualam

Comments on: "Life of PKS" (1)

  1. 🙂
    Manis sekali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: