bahagia dengan berbagi

Life of Pi

life of pi2

Tidak ada dari kita yang mengenal Tuhan hingga seseorang memperkenalkanNya kepada kita.

Keyakinan ibarat rumah yang mempunyai banyak kamar. Kau tidak akan tahu kadar keimananmu sampai akhirnya kau diuji.

Bahkan saat Tuhan terlihat sepeti menelantarkanku, Dia mengawasiku. Bahkan saat Dia terlihat tidak peduli dengan penderitaanku, Dia mengawasiku. Dan saat tidak ada harapan hidup, Dia berikan aku yang tersisa. Dan memberikanku tanda untuk melanjutkan perjalananku.

Jika memang harus terjadi, terjadilah. Kenapa harus ada makna di dalamnya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: